Senin, 29 September 2008 H-2
Senang rasanya karena akhirnya bisa pulang ke kampung halaman. Sudah banyak yang aku bayangkan nantinya jika sampai dirumah, bisa bertemu kedua orang tuaku dan nenekku yang tinggal satu2nya. Sudah lama juga ak nggak pulang sudah 6 bulanan, cukup lama kalau seukuran anak kost seperti ak yang jaraknya hanya 5 jam perjalanan. Pagi jam 5 ak dah kumpul sama adiku yang sengaja ak suruh untuk menjemputku. Setelah kakak dan iparku serta anaknya sampai langsung cabut aja berangkat. Karena masih pagi jadi lalu lintas belum begitu ramai hanya beberapa kendaraan pribadi dan bus serta angkutan umum aja yang kutemui dijalan. Nyampai di Klaten tiba2 motor yang ak naikin oleng, oww ternyata bannya kempes untung ada tukang tambal ban di dekat situ sehingga nggak perlu jauh mencarinya. Menunggu 1/2 jam untuk tambal bannya karena antri juga (pagi2 dah ngantri untuk tambal ban, capai dech ak pikir), trus perjalanan ak lanjutin lagi dan akhirnya Jogja2, akkkhirnya nyampai Jogja juga. Ketika memasuki jalan sekitar Plasa Ambarukmu jalan disana juga keliatan agak sepi tidak seperti biasanya, tiba2 betapa terkejutnya ak rasakan tubuhku bergetar seperti ada yang nggak beres nich tapi itu tak begitu lama dan akhirnya gedubrak ak jatuh dari motor yang ak naiki. ak merasakan bagaimana ak jatuh cukup keras juga ak pikir malah ak sempat bergulingan, ak sampai spontan berteriak memanggil adiku yang didepan, tapi alhamdulillah waktu iku ak sadar kalau ak salah berteriak jadi ku ubah Allahuakbar dan berakhir juga proses bergulinggu. Kakaku yang dibelakang berusaha memlambaikan tangannya memberitahukan para pengemudi yang lain kakau ada kecelakaan. Ak langsung berdiri dan berusaha bersikap tenang ak rasakan ada bagiana tubuhku yang rasanya janggal. yaitu dikakki, setelah ak lihat ada luka goresan pada kedua kakiku yang walaupun keliahtan ringan tapi cukup perih rasanya dan apalagi kalau melihatnya hiii...ngeri juga mungkin karena lukanya cukup dalam nyampai ke ototnya kali. Ak minta dibelikan pembalut dan plester. Setelah ku bersihkan dengan revanol kemudian ku balut perih juga rasanya. Setelah selesai ak pun ke bengkel untuk memperbaiki motor. Ternyata ban belakangnya pada bagian tambalan bocor, sehingga angin keluar dengan cepat jadi seketika itu juga langsung habis tuch angin dalam ban. Dan celakanya lagi ketika berusaha dikendalikan motornya nggak bisa sampai lama yang akhirnya jatuh juga. hehehe. Beruntung ketika jatuh tadi nggak banyak kendaraan jadinya nggak sampai mengganggu lalu lintas.
Sekitar jam 10 perjalanan kami lanjutkan kembali dan akhirnya sampai dirumah sekitar jam 13.00. Alhamdulillah akhirnya sampai juga dengan selamat plus luka2 lecet sedikit. Tapi luka2 tuch nggak terasa lagi setelah ketemu sama keluarga yang ada hanya senang aja. Baru sorenya ibuku akhirnya tanya kok kaki kamu diperban (duh ketahuan juga nich) ak jawab aja tadi latihan jatuh dari motor. Ibuku langsung terlihat panik tuch nyampai pegang kakiku sepertinya sangat khawatir tapi ak berhasil menenangkan dia. Dan waktu berbuka puasa pun akhirnya datang, segar rasanya setelah seharian kepanasan dijalan karena panasnya cuaca, apalagi berbuka sama agar2 dan es buah, rasanya maaaknyuuuuuuusss dech.
Sekitar jam 10 perjalanan kami lanjutkan kembali dan akhirnya sampai dirumah sekitar jam 13.00. Alhamdulillah akhirnya sampai juga dengan selamat plus luka2 lecet sedikit. Tapi luka2 tuch nggak terasa lagi setelah ketemu sama keluarga yang ada hanya senang aja. Baru sorenya ibuku akhirnya tanya kok kaki kamu diperban (duh ketahuan juga nich) ak jawab aja tadi latihan jatuh dari motor. Ibuku langsung terlihat panik tuch nyampai pegang kakiku sepertinya sangat khawatir tapi ak berhasil menenangkan dia. Dan waktu berbuka puasa pun akhirnya datang, segar rasanya setelah seharian kepanasan dijalan karena panasnya cuaca, apalagi berbuka sama agar2 dan es buah, rasanya maaaknyuuuuuuusss dech.

1 komentar:
falling in lope...
Posting Komentar