Kamis, 16 Oktober 2008

Makan Dengan Apa ???

Hari ini panas banget yach pikirku mungkin juga sama dengan orang2 disekitarku karena ini memang sedang musim panas jadi jangan heran kalau siangnya sangat panas, ada temenku bilang seperti neraka bocor, hehehehe. Tapi nggak lah kalau nerakanya bocor mungkin dah kiamat nich dunia. Hari ini ak sedang niat untuk puasa dan terasa banget di kerongkongan rasa haus ini. Sampai maghrib tiba Alhamdulillah akhirnya sampai juga, buka buasa biasa minum air putih dulu yach maklum anak kost untuk cari kolak mana ada di bulan syawal gini kalau es buah mungkin tapi jarang lah paling adanya juice itupun adanya di warung yang udah lumayan gede. Sholat isa udah selesai saatnya makan nich. Tapi warung disekitarku adanya bakso, mie ayam, gorengan dan bakaran(ayam, ikan, bebek dll. yang serba bakar dan goreng). Duh dah dua hari makannya ayam goreng melulu, cari yang lain ach yang bayak sayurnya pikirku. Maka akupun mencari ke warung2 yang ada disekitarku tapi nasib lagi sial kali yach, warungnya dah kebabisan sayur semua tapi karena sudah pengin banget perjuangan belum berakhir masih ada warung satu lagi nich, tapi biasanya nich warung juga dah habis kalau waktu begini, tapi perlu dicoba juga. Beruntunglah ternyata ada makanan kesuakaanku tumis kacang panjang dan telur mata sapi, nyaaam pikirku. Dengan semangat akupun mengambil makanan itu, kemudian ke kasir membayarnya. Dan masakannya rasanya juga tidak mengecewakan, nikmat. Tapi baru beberapa sendok empat mungkin, ketika ak mau mengambil tumis kacang ak lihat ada sesuatu yang lain. Ada benda hitam kecil "bulat lonjong" ak seperti mengenal nich benda secepat itu terlintas langsung jangan2 nich adalah ??? hilang sudah nich selera makanku rasanya malah ak membayangkan ingin muntah. Lalu kuambil dengan sendok dan kucium, nggak berbau. Kurang puas maka ku belah jadi dua lalu kucium lagi dan baunya seperti tanah lebih ku dekatkan lagi dan baunya walaupun sedikit tapi ak tahu kalau itu adalah...."tahi tikus". Siaaaaaaaaaaal. Ak langsung menaruh tuch kedua sendok. Tapi ak berpikir untuk mendokumentasikannya tapi sanyang HP ku nggan ada kameranya, duch sial lagi nich ada momen menarik malah nggak bisa diabadikan. Dan dengan hati mangkel+jijik+perut masih lapar dan haus ak cabut tuch dari warung makan. pulang dengan kecewa. Waktu pulang itu ada warung sate kambing, karena masih lapar yach mampir aja siapa tahu dapat buat obat, obat lapar maksudnya, hehhehe. Ketika makan tuch sate kalau teringat rasanya gimana gitu tapi ak harus kuat ah, lapeeeeeeeeer sich.

Tidak ada komentar: